Posts

Pengendara Motor yang Baik Hati

Image
Tiap hari ngojek 20 km bolak balik emang bikin capek, apalagi kalo minta dijemput malam. Lama-lama si tukang ngojek (kakakku tersayang yang baik hati yang kadang marah-marah) bosan en nyerah juga mengantarkan diriku sebulan ini. Makanya special buat hari ini kuputuskan untuk naik angkot yang harus nyambung 2 kali + naik bentor keluar komplex. Berhubung ini tanggal tua dan sudah mulai "carru" alias "cekak" alias kantong udah menipis, maka pilihan terbaik adalah jalan kaki keluar kompleks, itung itung olahraga.... Baru berjalan 2 blok, tiba tiba "tiiin tinnn"....seorang pengendara motor yang berpakaian lengkap dengan jaket, kaos tangan, penutup mulut, helm (ya iyyalah), berenti di depanku menawarkanku ikut di boncengannya. "kak ayo...ta antar sampai depan". Dengan sedikit ragu dan mupeng banget, aq bilang, "nda merepotkan..??". dia bilang, "ikut aja, kosong koq. kuliah di mana? mau ke mana?". "mau ke RsLB mba", jawabku...

Jika Hati Lalai

Jika hati ini lalai, amal kurang ikhlas dan malas ibadah maka nasehati diri ini : Sungguhkan diri ini ingin masuk syurga????

Euforia Koas Baru

Menyandang gelar S1 bagi sebagian besar orang mungkin hal yang luar biasa, tapi tidak berlaku bagi sang "S.ked". Gelar yang gak ada artinya sampai ia berubah jadi "dr." bahkan terkadang merupakan "tiiiiiiitttt" (ups....disensor) di Rumah Sakit. Awal mengenakan jas putih, bersih, wangi yang baru seminggu lalu diambil di tukang jahit membuat perasaan melayang, wajah berseri-seri. Pertama kalinya....dengan tulisan "Dokter Muda" yang terbordir rapi. Belum lagi, pasien yang menyapa dengan kata "dok...." Rasanya......whewww I'm a real doctor. But...... 1 week later, kantong-kantong itu sudah mulai tampak. itu tuh.... yang item-item di bawah mata. Binar-binar yang dulu, sudah mulai memudar. Jas yang tadinya putih, bersih dan rapi mulai kotor, kusut dan banyak coretan pulpen. Baju udah mulai gak match. Mata sayu, gerak lunglai dan sering menguap. Gimana enggak... anak minggu 1 jaga cor coran (gak pulang red.). Belum lagi dimarahin, disala...

Nyanyian di kala hujan

Image
Hujan......pagi ini hujan lagi, sama dengan pagi pagi kemarin, tetap saja hujan. Tetap sedia payung, jaket, sendal, dan baju ganti. Pagi yang sama yang membuatku malas mandi karena air yang dingin, yang membuat selimut menjadi begitu berat, yang membuat mata enggan terbuka karena merdunya nyanyian di kala hujan. Oh.... Nyanyian di kala hujan... bunyi hujan di atap, tetesan air di kaleng, kecipak-kecipuk orang yang berlalu lalang ..tik....tik....pyuk...pyuk...tes...tes....byur...byur....nyessss beradu mengalunkan melodi yang merdu.

1st Part

Akhirnya selese juga bagaian pertamaku yang sangat amat melelahkan ini. betul betul memakan waktu, pikiran, tenaga, biaya, kesabaran, semua campur dah kayak gado-gado. Tapi jika dilihat secara keseluruhan justru sedih, senang, jengkel, marah, gelisah yang menjadi satu itu adalah pengalaman yang sangat berharga. Ketakutanku di awal ketika memasuki dunia ini sangat terbukti. Ini betul-betul ujian yang sulit, benar-benar sulit untuk meyakinkan diri, berpegang teguh pada prinsip. Terkadang kita malah menganggap remeh dosa-dosa kecil, bahkan yang besar sekalipun. Mata menjadi semakin tertutup oleh kesombongan, hati semakin sulit tunduk, lidah sangat mudah mengeluarkan celaan, makian dan gibah, belum lagi ikhtilad dan ketakutan yang melalaikan. Naudzubillahi mindzalik..... semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menjadikan kita orang-orang yang tetap berpegang teguh pada buhul tali yang kuat. Semoga ilmu yang diperoleh adalah ilmu yang berharga untuk kemaslahatan umat.

hy doang...

cuman mau say hy... udah lama gak ngisi blog lagi, semenjak ke "luar negeri" n cor jaga 7 dd 24 jam trus lanjut LB....wuahhhhhh cuapeknya.....yang penting pulang LB tinggal jaga 2. Hidup PJ2 tm !!!! Pulang Jaga 2 teamm...senengnya.......

Pelajaran berharga

Hampir 2 pekan dan sudah kurang lebih 7 orang yang meregang nyawa. tapi yang paling berbekas di ingatanku adalah 3 anak. 1 bagian respi, 1 GE, dan 1 yg ensephalophaty, semuanya under1 yrs. Yang terakhir aku follow up dari jm 10 malam sampai jm 2 subuh lalu ganti shift ma teman. paginya jm 6.30 aku masih sempat jenguk dan memperbaiki infus yg macet, beberapa saat kemudian ternyata ajal menjemputnya.. kakinya dingin, dan ia tidak lagi merintih dan meronta. Ibunya berteriak histeris tak percaya... Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, semua dari-Nya dan akan kembali pada-Nya. Sebuah pelajaran berharga yang mengingatkan kita akan kematian yang entah kapan datangnya kepada siapa pun yang kita sayangi. Cepat atau lambat, hari ini atau besok... semoga kita dan orang-orang yang kita sayangtemasuk orang yang beruntung dan mati dalam keadaan khusnul khatimah. amiiin