
Jejak
Tulis apa yang ingin kamu tulis...katakan apa yang ingin kamu katakan..:)
Rabu, 16 November 2011
Sabtu, 02 April 2011
Inikah Rasanya??

Gak nyangka... akhirnya ngerasain juga yang namanya DBD (demam berdarah dengue)...
Hari pertama demam, disertai nyeri sendi dan seluruh otot.. yang bikin tidur gelisah... balik kanan... balik kiri... telentang... telungkup... gak ada satupun posisi yang nyaman... dan sepertinya gak ada tanda-tanda infeksi lain...
Minum anti-piretik tapi tampaknya hanya ngefek sejam... habis itu sama saja.. demam hari ke-3 sepertinya bakalan bawa ke RS buat periksa lab... dan alhasil di hari ke-3... demam tinggi 39,0 derajat celcius... mual muntah... gak bisa minum... dan akhirnya.. selamatttt!!!!... trombosit anda mulai menunjukkan penurunan 114.000/mm3.. (gak terlalu rendah normalnya 150.000-400.000/mm3) Hematokrit 40% (>20%).. menunjukkan adanya kebocoran plasma... .. hasil lab yang ada dan gejala klinis cukup untuk membuat diagnosis DBD.. tapi intake yang gak terjaminlah yg membuatku berstatus... OPNAME... oh nooo more...
Tanda perdarahan mulai muncul... peteki-peteki bermunculan... membuatku terlihat bagai udang rebus... dan parahnya... i got my "period"...lebih cepat seminggu dari biasanya... bertambah deh manifestasi perdarahan... trombosit turun sampe 30.000... akhirnya... diputuskan selamat menikmati abbocath 20 ya... ('_'!!)
minum yang banyak... minum yang banyak... itu nasehat yang sering saya ucapkan sendiri pada penderita DBD... saya tahu... tapi menerapkannya rupanya sangat sulit di saat rasa mual membuncah di setiap tegukan... oh noooo...........
sayangnya... resep leluhur tidak mau ketinggalan... minum buavita jambu klutuk lah, pocari sweat, sari kurma, air beras merah, sampai air rebusan daun ubi jalar merah...... wuekkkk... membuat intake makin tidak terjamin... mengingatnya saja aku eneg....(*___*"!)... lidah dan lambungku hanya bertoleransi pada air putih dan sari kurma... lumayan..... :D
everyday is darah rutin time... 4 tusukan di tangan kanan... 1 di tangan kiri... 1 untuk infus yang gagal... dan 1 untuk infus yg akhirnya berhasil.... masih memar sampai sekarang... (T_T)
ternyata oh ternyata... inikah rasanya... diopname karena DBD...??? gak dua kali deh....kapoookkk....:'(
saat trombosit mulai naik ke angka 55.ooo... dan mualku mulai berkurang... diputuskan untuk saya boleh untuk perawatan di rumah saja selama bisa menjamin intake yang cukup... yaa... aku pikir itu jauh lebih baik... dibanding tidur yang tak nyenyak di RS dan menimbang kalo besok mesti tusuk jarum lagi... no more... kedua tangan sudah cukup memar.... saya pilih... back home... much more better than hospitalized.... :D
Senin, 28 Maret 2011
Tinta yang sudah tergores tidak akan mudah terhapus tanpa meninggalkan jejak...

Entah sudah berapa bulan berlalu.... nyaris setahun aku kira... sebuah kisah singkat yang terukir dalam catatan sejarah ku... memberikan banyak pelajaran dalam diam dan isyaratnya.
Sampai detik ini penyesalan itu masih membekas... tinta yang sudah tergores tidak akan mudah terhapus tanpa meninggalkan jejak... tak ada gunanya aku berkata seandanya dulu begini dan begitu... kusimpan saja untukku sebagai sebuah pelajaran yang berharga... pengingat akan kasih sayang Allah yang tak berujung... :)
Kembali dalam diam... aku tidak mengerti... tapi...cukuplah... cukup sudah... tidak ada gunanya berusaha membuat diri ini mengerti... hanya mengotori hati dan pikiran.. biarkan saja diri ini berkhidmat pada sang Khalik, yang akan menjawab keraguan dan kegalauan....
Minggu, 30 Januari 2011
Rabu, 01 Desember 2010
Untukmu

*Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga kecil yg bahagia..
Orang tua yg begitu istimewa..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku, Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..
*Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan.
Ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu,
dan aku tahu, kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna.
Aku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu,
Karena kelak KITA akan SATU.
Aibmu adalah aibku
Indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi KITA.
*Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah..
Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah
Maka, ketahuilah..
Saat itu, Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah.
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan,
namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah,
tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah,
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu,
dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah.
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..
*Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka, dimataku kau adalah yang terindah.
Kata2mu adalah titah untukku.
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka, kalau kau berkenan ku meminta,
jadilah hunian yg indah, yang kokoh,
yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..
*Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita,
maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga,
..dan aku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka.
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka.
Dan aku akan SELALU JATUH CINTA PADAMU.
*Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu..
Ridholah padaku, Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi.
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya.
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..
*jika langkahmu tertatih kumohon jgn berhenti ^_*
-setelah ijin copas dari yang mengcopas...:)-
